Showing posts with label Kelas 8. Show all posts
Showing posts with label Kelas 8. Show all posts
Langkah Melukis Garis Singgung Persekutuan Luar Lingkaran

Langkah Melukis Garis Singgung Persekutuan Luar Lingkaran

Sebelum kita melukis garis singgung persekutuan dua lingkaran, sebaiknya kita ketahui terlebih dulu pengertian garis singgung persekutan dua lingkaran. Garis singgung persekutuan dua lingkaran adalah garis yang menyinggung kedua lingkaran. Perhatikan gambar di bawah ini:
Garis Singgung Persekutuan Dua Lingkaran
Garis k dan garis l di atas merupakan garis singgung persekutuan lingkaran X dan lingkaran Y. Terdapat dua jenis garis singgung persekutuan dua lingkaran, yaitu garis singgung persekutuan dalam dan garis singgung persekutuan luar. Garis k pada gambar di atas disebut garis singgung persekutuan luar, sedangkan garis l disebut garis singgung persekutuan dalam lingkaran X dan lingkaran Y. Pada pembahasan ini hanya akan dibahas topik melukis garis singgung persekutuan luar dua lingkaran.
Melukis Garis Singgung Persekutuan Luar Dua Lingkaran
Untuk melukis garis singgung persekutuan luar dari dua lingkaran dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Lukislah dua lingkaran yang masing-masing berpusat di titik A dan titik B dengan jari-jari r1 dan r2 kemudian hubungkan kedua titik pusat tersebut.
  2. Lukis busur lingkaran dengan pusat di titik A dan B sehingga berpotongan di titik-titikC dan D. Kemudian hubungkan titik-titik C dan D tersebut sehingga memotong ruas garis AB di titik E.
  3. Lukislah lingkaran dengan pusat di titik E dengan jari-jari EA.
  4. Lukislah lingkaran dengan pusat di titik A dengan panjang jari-jari r1 – r2 sedemikian sehingga memotong lingkaran yang berpusat di titik E di titik-titik X dan Y, kemudian hubungkan titik A dengan titik X dan titik A dengan titik Y sehingga memotong lingkaran A di titik-titik F dan G.
  5. Lukislah lingkaran yang berpusat di titik F dengan jari-jari XB sehingga memotong lingkaran B di titik H, kemudian lukis juga lingkaran dengan pusat di titik G dengan hari-jari YB sehingga memotong lingkaran B di titik I.
  6. Hubungkan titik F dengan titik H dan titik G dengan titik I sehingga terbentuk garisFH dan garis GI. Garis-garis FH dan GI yang terbentuk merupakan garis singgung persekutuan luar dari lingkaran A dan lingkaran B.
Langkah nomor 1 sampai dengan 6 dalam melukis garis singgung persekutuan luar dari lingkaran A dan lingkaran B tersebut dapat diilustrasikan sebagai berikut:
Melukis Garis Singgung Persekutuan Dua Lingkaran

Langkah Melukis Garis Singgung Persekutuan dalam Lingkaran

Langkah Melukis Garis Singgung Persekutuan dalam Lingkaran

Melukis garis singgung persekutuan dalam dari dua lingkaran dapat dilakukan dengan langkah-langkah seperti berikut ini:
  1. Lukislah dua lingkaran yang masing-masing berpusat di titik P dan titik Q dengan jari-jari r1 dan r2 kemudian hubungkan kedua titik pusat tersebut.
  2. Lukislah busur lingkaran dengan pusat di titik P dan Q sehingga berpotongan di titik-titik R dan S. Kemudian hubungkan titik RS sehingga memotong PQ di titik T.
  3. Lukislah lingkaran dengan pusat di titik T dengan jari-jari TP.
  4. Lukislah lingkaran dengan pusat di titik P yang panjang jari-jarinya r1 + r2 sedemikian sehingga memotong lingkaran yang berpusat di titik T di titik-titik U dan V, kemudian hubungkan titik P dengan U dan V, sehingga memotong lingkaran P di titik-titik K danL.
  5. Lukislah busur lingkaran dengan pusat di titik K dengan panjang jari-jarinya sama dengan UQ sedemikian sehingga memotong lingkaran Q pada titik M, kemudian lukis juga busur lingkaran dengan pusat L dengan panjang jari-jarinya sama dengan VQsedemikian sehingga memotong lingkaran Q pada titik N.
  6. Hubungkan titik K dengan titik M dan titik L dengan titik N. Garis-garis KM dan LNmerupakan garis singgung persekutuan dalam lingkaran P dan lingkaran Q.
Langkah 1 sampai dengan 6 dalam melukis garis singgung persekutuan dalam lingkaran di atas dapat diilustrasikan sebagai berikut.
Melukis Garis Singgung Persekutuan Dalam

Cara Mengajarkan Jaring-Jaring Kubus yang Mudah

Cara Mengajarkan Jaring-Jaring Kubus yang Mudah

Sebelum membahas jaring-jaring kubus, bacalah permasalahan berikut.
Andre diundang untuk datang pada acara ulang tahun salah seorang temannya. Untuk itu dia harus mempersiapkan segala sesuatunya sehari sebelum acara tersebut dimulai, termasuk bungkus kadonya. Bungkus kado tersebut direncanakan akan berbentuk kubus, dan dibuat dengan menggunakan kertas karton. Bantulah Andre untuk mensketsa rancangan tersebut pada kertas karton agar rancangan tersebut dapat dibuat menjadi kubus tertutup!
Untuk membantu permasalahan Andre di atas, pilihlah satu dari empat rancangan berikut yang dapat digunakan untuk membuat kubus tertutup.
Jaring-jaring Kubus
Rancangan manakah yang menurutmu paling tepat? Ya, rancangan nomor 1 merupakan rancangan yang paling tepat untuk membuat kubus tertutup. Rancangan tersebut dinamakan jaring-jaring kubus.
Jaring-jaring kubus adalah sebuah bangun datar yang jika dilipat menurut ruas-ruas garis pada dua persegi yang berdekatan akan membentuk bangun kubus.
Kubus memiliki sebelas jaring-jaring. Berikut ini kesebelas jaring-jaring kubus yang bisa dibuat.
Jaring-jaring Kubus 1-2
Jaring-jaring Kubus 3-4
Jaring-jaring Kubus 5-6
Jaring-jaring Kubus 7-8
Jaring-jaring Kubus 9-10
Jaring-jaring Kubus 11
Untuk lebih memahami mengenai jaring-jaring kubus, perhatikan contoh soal berikut.
Contoh Soal
Berikut ini adalah gambar dari kubus yang 3 sisinya diberi tanda warna ungu.
Kubus
Tentukanlah jaring-jaring kubus tersebut apabila kubus tersebut dipotong menurut rusuk-rusuk yang berwarna merah!
Pembahasan
Untuk memudahkan dalam membuat jaring-jaring kubus yang dimaksud, kita dapat memberi nama kubus tersebut sebagai kubus ABCD.EFGH.
Kubus ABCD.EFGH
Sehingga jaring-jaring yang terbentuk adalah sebagai berikut.
Jaring-jaring Kubus ABCD.EFGH
Untuk menguji kebenaran jaring-jaring yang telah dilukis, kita perhatikan titik-titik sudut yang dilalui oleh bingkai daerah yang berwarna ungu. Bingkai tersebut hanya melalui titik-titik BE, dan G, serta titik-titik tengah rusuk FBFG, dan FE (Perhatikan kubusABCD.EFGH). Sekarang perhatikan jaring-jaring yang kubus ABCD.EFGH di atas. Bingkai daerah ungu tersebut juga hanya melalui titik-titik BE, dan G, serta titik-titik tengah rusuk FBFG, dan FE.
Selain itu, pada soal meminta kita untuk memotong kubus menurut rusuk-rusuk yang berwarna merah. Rusuk-rusuk yang dimaksud adalah rusuk-rusuk ABFBEFCGFG,EH, dan DH. Karena ketujuh rusuk tersebut tidak memisahkan dua sisi pada jaring-jaring yang telah dilukis, maka jaring-jaring tersebut sesuai yang diperintahkan oleh soal. 
Jaring Jaring Prisma

Jaring Jaring Prisma

Seperti pada jaring-jaring bangun ruang lainnya, jaring-jaring prisma dapat dibuat dengan mengiris beberapa rusuk prisma sehingga prisma tersebut dapat direbahkan pada suatu bidang datar. Misalkan kita akan membuat jaring-jaring dari prisma segitiga siku-siku. Berikut ini alur pembuatan jaring-jaring segitiga siku-siku.
Jaring-jaring Prisma Segitiga
Dari jaring-jaring yang terbentuk pada langkah ketiga tersebut, dapat dilihat bahwa jaring-jaring prisma segitiga siku-siku memiliki 2 sisi alas yang berbentuk segitiga siku-siku dan 3 sisi tegak yang berbentuk persegi panjang.
Dengan mengiris rusuk-rusuk prisma yang berbeda, kita juga akan mendapat jaring-jaring prisma yang berbeda pula. Berikut ini beberapa contoh jaring-jaring prisma segitiga siku-siku lainnya.
Jaring-jaring Prisma Segitiga II
Semua jaring-jaring di atas merupakan jaring-jaring dari prisma segitiga. Bagaimana dengan jaring-jaring dari prisma lainnya? Berikut ini contoh dari jaring-jaring prisma segitiga (segitiga sama sisi), prisma segi empat (trapesium sama kaki), prisma segi lima, prisma segi enam, dan prisma segi tujuh.
Menghitung Panjang Garis Singgung Persekutuan Luar Lingkaran

Menghitung Panjang Garis Singgung Persekutuan Luar Lingkaran

Pada pembahasan kali ini akan dibahas topik mengenai panjang garis singggung persekutuan luar lingkaran. Misalkan lingkaran A dan lingkaran B berikut secara berturut-turut memiliki jari-jari yang panjangnya r1 dan r2, seperti diperlihatkan oleh gambar berikut ini.
Panjang Garis Singgung
Garis DC di atas merupakan garis singgung persekutuan luar dari lingkaran A dan lingkaran B. Apabila Ruas garis DC digeser ke bawah sejauh CE sedemikian sehingga titikD berimpit dengan titik A, maka DC = AE dan DA = CE. Perhatikan bahwa EB = CB – CE, dan misalkan AB = d.
Karena segitiga AEB siku-siku di E, maka berlaku teorema Pythagoras seperti berikut:
Rumus Panjang Garis Singgung 1
Karena AE = DCAB = d, dan EB = CB – CE = CB – CE = r2 – r1 maka
Rumus Panjang Garis Singgung 2
Sehingga, dari pembahasan di atas diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
Kuadrat dari panjang ruas garis singgung persekutuan luar dua lingkaran sama dengan kuadrat dari jarak titik pusat kedua lingkaran dikurangi dengan kuadrat dari selisih jari-jarinya.
Menghitung Panjang Garis Singgung Persekutuan dalam Lingkaran

Menghitung Panjang Garis Singgung Persekutuan dalam Lingkaran

Yang dimaksud panjang garis singgung persekutuan dalam di sini adalah panjang ruas garis yang dibentuk oleh titik-titik singgung lingkaran dengan garis singgung persekutuan dalam. Perhatikan gambar di bawah ini.
Panjang Garis Singgung Persekutuan Dalam
Gambar di atas menunjukkan lingkaran P dan lingkaran Q yang secara berturut-turut memiliki panjang jari-jari r1 dan r2. Garis RT merupakan garis singgung persekutuan dalam dari lingkaran-lingkaran P dan Q. Apabila ruas garis RT digeser ke atas sejauh PTsedemikian sehingga titik T berimpit dengan P dan menghasilkan ruas garis SP maka SP =RT, dan SR = PT = r1. Perhatikan bahwa SQ = SR + RQ = PT + RQ = r1 + r2, dan jarak antara titik-titik pusat lingkaran-lingkaran P dan Q adalah d.
Karena segitiga QSP siku-siku di S, maka berlaku teorema Pythagoras sebagai berikut:
Rumus Panjang Garis Singgung Persekutuan Dalam
Sehingga, dari pembahasan mengenai panjang garis singgung persekutuan dalam di atas, diperoleh kesimpulan sebagai berikut.
Kuadrat dari panjang garis singgung persekutuan dalam lingkaran sama dengan kuadrat dari jarak titik-titik pusat kedua lingkaran dikurangi dengan kuadrat dari jumlah panjang jari-jarinya.
Untuk lebih memahami mengenai panjang garis singgung persekutuan dalam lingkaran, khususnya dalam pemecahan masalah, perhatikan contoh soal berikut ini.


Soal dan Pembahasan Jaring Jaring Limas

Soal dan Pembahasan Jaring Jaring Limas

Lihat Materi Jaring Jaring Limas


Lukislah jaring-jaring limas segi empat apabila diketahui sisi alas dan proyeksi titik puncak pada bidang alasnya seperti berikut!
Soal
Pembahasan
Jaring-jaring dari limas yang dimaksud adalah seperti berikut.
Jaring-jaring Limas Segi Empat
Copyright © PM. Template by: Petunjuk Onlene